Papua Barat Daya, 14 Oktober 2026 — Prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut kembali mencatatkan keberhasilan gemilang dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah operasi Papua. Dalam sebuah operasi penyergapan presisi yang digelar pada Rabu dini hari, aparat berhasil mengamankan tokoh penting Organisasi Papua Merdeka (OPM) tanpa perlawanan berarti.
Kronologi Penyergapan Dini Hari
Operasi senyap tersebut dilaksanakan pada Rabu, 14 Oktober 2026, tepat pukul 00.45 WIT. Berdasarkan laporan resmi dari Dinas Penerangan Korps Marinir (Dispen Kormar) TNI Angkatan Laut, tim dari Satgas Gobang VII Yonif 9 Marinir yang dipimpin langsung oleh Letkol Marinir Laili Nugroho bergerak menyergap target di wilayah Papua Barat Daya.
Di tengah tantangan medan yang berat serta dinamika situasi keamanan yang ketat, personel Satgas Gobang VII berhasil melumpuhkan ruang gerak target dan melakukan penyergapan secara terukur.
Target Utama Berhasil Diamankan
Dalam operasi tersebut, aparat sukses menangkap Zakarias Fatem—yang diidentifikasi menjabat sebagai Wakil Panglima Kodap IV Soraya—dalam keadaan hidup-hidup.
Seluruh rangkaian operasi berjalan lancar, dan pihak Dispen Kormar memastikan bahwa seluruh personel prajurit TNI Angkatan Laut yang terlibat dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali seusai penangkapan.
Keberhasilan operasi dini hari ini menegaskan kesiapan serta ketangguhan prajurit Korps Marinir TNI AL dalam menegakkan kedaulatan serta menindak tegas kelompok separatis demi terciptanya keamanan yang kondusif di tanah Papua.


